Coklat
Coklat. Hampir semua orang gemar makan coklat. Dari anak kecil
sampai orang dewasa pun menyukai coklat. Ya, tentu karna rasanya yang manis itu
banyak orang yang menyukainya.
Tapi
sebenarnya coklat itu awalnya tidak manis, karna coklat itu berasal dari biji
kakao. Barulah setelah diolah dengan melewati beberapa tahap dan ditambahkan
bahan pemanis rasanya menjadi manis. Lain halnya dengan coklat yang masih
alami, rasanya jauh lebih pahit. Tapi coklat alami yang rasanya pahit ini
justru yang banyak manfaatnya dibandingkan coklat manis. Karna coklat manis
sudah dicampur dengan berbagai macam bahan kimia yang membuat coklat itu manis,
sehingga zat zat yang bermanfaat bagi manusia yang ada dalam kandungan coklat
tersebut hilang atau tidak sepenuhnya utuh.
Manfaat coklat bagi kesehatan manusia
tidak sedikit. Diantaranya coklat bisa jadi obat batuk. Tidak yang seperti kita
fikir biasanya bahwa batuk itu disebabkan karna mengkonsumsi coklat dalam
jumlah banyak. Padahal nyatanya bukan seperti itu. Karena di dalam kandungan
coklat terutama coklat hitam ada zat yang berfungsi sebagai penyembuh batuk,
yaitu thebrome. Hanya saja tidak disarankan mengobati batu dengan mengkonsumsi
coklat susu, karena kandungan yang ada pada coklat susu tersebut justru lebih
banyak susunya daripada takaran biji kakaonya. Selain sebagai penyembuh batukm,
coklat juga bisa bermanfaat dalam memperbaiki mood seseorang, memberikan efek
afrodisiak, menyehatkan jantung, mencegah penyakit stroke, dan masih banyak
lagi manfaatnya.
Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat
menemukan coklat yang sudah dicampurkan ke dalam berbagai jenis makanan.
Contohnya susu, selai roti, biskuit, kue, permen, dan sebagainya.
Coklat sering disebut sebagai “makanan
dewa” karena dibalik rasanya yang nikmat dan digemari banyak orang, coklat juga
dapat membawa beragam manfaat bagi tubuh.

